 | Wellcome to My Paradise | Apr 13, 2007 |
6 Des 07 05:18 WIB
Oleh Muhammad Rizqon Kematian bisa datang kapan saja. Tidak hanya menimpa pada orang yang sudah tua, sakit-sakitan, dan kondisi yang sedang diliputi krisis tetapi bisa menimpa pada orang muda, sehat, dan kondisi yang sedang menuju puncak kesuksesan. Setidaknya inilah yang saya rasakan dari meninggalnya seorang sahabat yang meninggal pada akhir Oktober lalu. Dia Meninggal dalam usia yang relatif muda yaitu 30 tahun dengan meninggalkan seorang isteri dan seorang putri. Sebelum meninggal, dia adalah pengelola sebuah warnet di kawasan Margonda, Depok. Yang membuat trenyuh, dia meninggal justru ketika jiwa usaha dan bisnisnya sedang bersinar dan dia mulai mengembangkan sayap usaha dengan membangun warnet sendiri di wilayah Tangerang. Kronologi singkat kejadiannya adalah sebagai berikut. Saat itu, sore dengan sedikit mendung, Almarhum hendak memasang antena di gedung warnet barunya. Binar wajahnya memandangi angkasa, senyum bahagia menghiasi bibirnya. Ya, sebentar lagi, hari itu akan menjadi hari yang bersejarah baginya. Terpasangnya antena yang menjulang tinggi akan menjadi simbol kemandirian usaha yang akan menopang harapan isteri dan putri terkasihnya. Dengan penuh optimis dia panjat tiang besi antena itu dan melengkapinya dengan beberapa peralatan pendukungnya. Namun Allah berkehendak lain, ketika sedang sibuk-sibuknya memasang perlatan antena itu, sesuatu mengagetkan dirinya sehingga tangannya terlepas dari batang antena yang dipegangnya kemudian ia terpelanting jatuh dan meninggal dunia. Innalillahi wa inna ilaihi roji’un. Saya tidak tahu persis tentang kronologi kejadian sebenarnya. Kabarnya dia jatuh menimpa sesuatu, entah pagar besi, bebatuan, atau lantai yang keras. Kematian yang menjemputnya secara tiba-tiba itu menimbulkan kesedihan bagi isteri dan keluarganya. Putrinya tidak menunjukkan ekspresi kesedihan apa-apa bahkan kadang masih bisa tersenyum simpul. Boleh jadi, dia belum menyadari bahwa orang yang mencintainya, telah meninggalkannya pergi untuk selamanya. Justru isterinya yang tidak kuasa menahan tangis sambil terus menciumi putri yang dipangkunya. Tonggak usaha yang telah ditancapkan Almarhum, mau tidak mau harus diteruskan oleh sang isteri demi masa depan putrinya. Saat saya bertakziyah —sebelum dimakamkan— di kediaman orang tuanya di Cililitan, dengan rona kesedihan sang isteri mengatakan bahwa biasanya sebelum sang suami hendak naik memasang atau memperbaiki antena, dia selalu mengingatkan untuk selalu memakai peralatan pengaman. Tetapi pada saat itu dia tidak sempat mengingatkannya dan Almarhum sendiri pun tidak mengantisipasinya. Akhirnya terjadilah musibah itu. Kecelakaan selalu menyisakan sebab-musabab yang masuk akal sebagai pelajaran bagi yang masih hidup. Namun semua itu itu tidak terlepas dari skenario Allah sebagai sang sutradara kehidupan. Saat saya pulang dan membicarakan masalah kematiannya bersama isteri, barulah saya mengetahui bahwa kejadian serupa ternyata pernah menimpa kakak ipar isteri saya bernama Syamsul, yang terjadi sebelum kami menikah. Bidang usaha Syamsul bukanlah warnet seperti Almarhum, akan tetapi supplier dan jasa pemasangan peralatan radio komunikasi. Bidang usaha keduanya mensyaratkan adanya antena sebagai penerima sinyal/gelombang. Waktu itu, saat jaringan telepon kabel sudah penuh dan handphone belum memasyarakat, radio komunikasi adalah sarana komunikasi alternatif untuk daerah-daerah yang tidak terjangkau kabel telepon. Untuk melayani kliennya, Syamsul dengan dibantu seorang assisten, seringkali melakukan instalasi antena untuk komunikasi berbasis gelombang radio di berbagai daerah. Tak terkecuali, pemasangan antena pun dilakukan di kantor sendiri untuk kepentingan komunikasi dengan beberapa klien yang menggunakan peralatan serupa. Kronologi kejadian yang menimpa Syamsul serupa dengan kejadian yang menimpa sahabat saya Almarhum. Saat itu Syamsul sedang memasang antena baru di depan kantornya. Tiba-tiba dia terjatuh dari ketinggian 10 meter. Beruntung sekali, sebelum menyentuh tanah dia menimpa bangku kayu. Seketika itu dia tidak sadarkan diri (koma). Beruntung ketika Syamsul jatuh, ada orang yang melihatnya. Kemudian oleh isteri saya —yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian— dan beberapa orang yang menyaksikan kejadian itu, digotong dan dibawa ke UGD Rumah Sakit. Nasib baik berpihak kepadanya, tidak lama setelah lama terbaring tanpa daya, dia sadarkan diri. Dua kejadian di atas adalah kejadian yang mirip, tetapi berakhir dengan kondisi yang berbeda. Sahabat saya meninggal sedangkan Syamsul —kakak ipar isteri—selamat dari ajal. Yang satu mengundang tangis, yang satu lagi mengundang bahagia (kesyukuran). Penyebab dari kejatuhan mereka, saya menduga karena mereka terkena induksi aliran listrik sehingga tangan yang semula berpegang erat pada batang antena terlepas secara tidak sadar (reflek), seperti kesetrum aliran listrik. Kebetulan cuaca lagi mendung dan induksi listrik bisa saja terjadi dari cuaca mendung tersebut. Malangnya, mereka tidak menggunakan peralatan pengaman sehingga ketika tangan terlepas, mereka pun meluncur jatuh. Dalam hati saya bergumam alangkah beruntungnya Syamsul. Seharusnya dia banyak bersyukur kepada Allah dengan banyak mengisi hidupnya dengan kebaikan. Kami berpikiran demikian karena Syamsul belum termasuk orang yang taat dalam menjalankan agama. Setelah kejadian itu, adik-adiknya menjulukinya dengan ‘Superman’, karena keselamatan dia dari kejatuhan 10 meter itu adalah hal yang sangat menakjubkan. Seharusnya mereka tidak mengatakan demikian jika mengetahui bahwa yang kuat itu bukanlah dia tetapi Allah yang Maha Kuasa. Saya menyadari julukan itu dimaksudkan untuk bercanda, namun seharusnya kemurahan dan kemahakuasaan dari Allah-lah yang harus senantiasa diingat dan disebut-sebut. Saya mengambil pelajaran, kebanyakan manusia memang bersifat lupa dan sedikit dari mereka yang berusaha mengambil pelajaran dari peristiwa masa lampau yang dialaminya. *** Kita semua pasti pernah mengalami saat-saat di mana Allah menyelamatkan kita dari ajal. Baik saat terpeleset, tertabrak, hampir tenggelam, turbulensi di pesawat udara, tertimpa benda keras, terhindar dari lubang, dan lain-lain. Saya pun pernah mengalami hal tersebut, yaitu saat saya mengendarai sepeda motor dalam kondisi mengantuk. Beberapa kali saya mengalami kondisi yang membahayakan. Sampai saat ini kejadian tersebut itu tertanam kuat dalam memori saya. Saya bersyukur dan merasa Allah benar-benar telah menyelamatkan hidup saya. Ada efek positif dengan selalu mengingat kejadian tersebut, yaitu sejak saat itu saya selalu berusaha berhati-hati dalam mengendarai sepeda motor. Jika ada rasa ngantuk sedikit, saya mampir di masjid terdekat untuk sekedar menghilangkan kantuk. Mengingat kematian khususnya saat-saat Allah menyelamatkan dari ajal, juga berefek sangat positif bagi pembangunan jiwa. Terutama tatkala kita merasakan kebuntuan dalam hidup, merasa sedih, malas, lemah, bosan, tidak semangat, tidak berarti, kecewa, putus asa, dan sifat-sifat negatif menyelimuti diri. Menghadirkan kematian di pelupuk mata, sering kali menjadi alat yang efektif untuk melejitkan motivasi dan memproduktifkan amal kebaikan. Selagi masih diberi kesempatan hidup, maka amal-amal kebaikan harus dilakukan sebanyak-banyaknya sebelum kematian benar-benar datang menjelang. Seperti halnya kita menghargai nikmat sehat karena pernah mengalami sakit, kita seharusnya mampu menghargai (mensyukuri) nikmat dan kehidupan dengan menghadirkan (membayangkan) kematian di pelupuk mata. Masalahnya kita terlalu sibuk dengan urusan dunia sehingga kita lalai dari mengingat Allah, termasuk mengingat Allah tatkala menyelamatkan hidup kita. Allah berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, janganlah harta-hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barang siapa yang membuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang rugi. ” Kita akan rugi karena kelalaian selalu membawa malapetaka bagi kita. Sebagaimana kelalaian yang membawa kepada kematian seperti mengantuk, lalai tidak mengecek kesiapan alat untuk melakukan perjalanan, lalai tidak menggunakan peralatan pengamanan dan lain-lain. Dan kelalaian ini bisa dikurangi bahkan bisa dihilangkan dengan senantiasa mengingat kematian. Sebab kita akan senantiasa berhati-hati dan berhati-hati itu menjadikan kerja-kerja menjadi optimal. Waallahu’alam 
|  | the great foto,..aahh,..my god,....
|
aduh,..mo nulis apalagi yah,..oh iya,..saya udah bisa nich,.yah walaupun belum ku ulang,..tapi paling nggak aku udah bisa,..dikit,..baru chapter satu sih,..hehehe,...("kok dari tadi bilang udah bisa?????emang bisa apa sih???"),..hohohohohohoho,..ternyata udah penasaran yah,..aku bisa apa,......yaitu,.....installasi FreeBSD,..tapi gak terlalu sempurna sih,....masih dikit2 aja,..yah namanya juga belajar,...gemana seh loe,..berkat bantuan abang mail dan bung fajar,..dia udah kasih saya masukan,..hehehehe,..bukan nya masukan sih,..cuman memberi tahu,..apa yang gak ada tahu nya,..hohohohoho,..dah ah,..bete mau nulis apaan lagi yah,.....ah ini aja dulu,..udha sekian lama aku gak ada nulis,...hehehe
like that lah pokok nya,..xixixixi

|  | foto editor by. . . . . Only dev |
nih lagu hip hop paling gw banget deh,..hip hop blak2an,.tapi kagak tapi blak2an juga seh,...asyik klo dah di denger,..xaxaxaa,....bikin goyang semaput,..walah | 16 Rapper Jg Manusia 2 | | SELF TITLED | | KUNGPOW CHICKENS | | | 15 Rapper Jg Manusia | | SELF TITLED | | KUNGPOW CHICKENS | | | 14 Bergoyang Bersama | | SELF TITLED | | KUNGPOW CHICKENS | | | 13 Piknik Ke Bandung | | SELF TITLED | | KUNGPOW CHICKENS | | | 12 Blok S (Skit) | | SELF TITLED | | KUNGPOW CHICKENS | | | 11 Jangan Gitu2an | | SELF TITLED | | KUNGPOW CHICKENS | | | 10 Cianjur Via Purwakarta | | SELF TITLED | | KUNGPOW CHICKENS | | | 09 Take Order (Skit) | | SELF TITLED | | KUNGPOW CHICKENS | | | 08 Back To Skull | | SELF TITLED | | KUNGPOW CHICKENS | | | 07 Syalalala | | SELF TITLED | | KUNGPOW CHICKENS | |

cepek deh ni arii,...tepat tanggal 17 juli taon 2007,..duuh,..ternyata kerja itu klo yang sebenarnya kayak gini yah,..cuapek buanged deh gw,...huhuhuhu,..cukup sampe situ aja deh about my job to day,...selanjutnya nich gw mo cerita nich,..about diri ku en my friends,....gini nich,..gw ngerasain ada yang namanya sahabt saat gw masih duduk di bangku sMA,.dan dia termasuk sahabat yang paling gw senengin,..coz dia ntu yang paling sering traktir gw,..hweheheheeh,..gak gitu jack,..dia paling banyak ngebantu gw en paling ngerti ama gw,..gw juga gitu lah ama dia,..yuuhuu,..sahabat emang segala2 nya yah,..tapi,..semua all about sahabat itu gak selamanya menyenangkan dan benar,..bukti nya gw udah dibikin sakit hati sama dia,..gw bener2 kecewa ama yang namanya sahabat,...gw sama sekali gak abis pikir,..ternyata dia sehina itu ama gw,..tapi gakpapa lah,..masalah kecil,..tapi bagi gw sih kayak nya masalah gede deh,..eh,..besar apa kecil yah,..ah gak tau deh..pokok nya loe rasain aja deh sendiri klo udah di bikin sakit hati ama sahabat ntu masalah besar apa kecil,...semenjak saat itu gw gak pernah lagi pengen ada yang namanya sahabat,...gw dah gak percaya lagi ama yang namanya sahabat,....ya sekarang sih gw gak butuh sahabat,..gw cuman pengen seorang teman yang bisa bikin gw bahagia,..hahahahaha,maka dari itu,....gw masih anggap sahabt lama gw itu sebagai teman terbaik,..karena dia bisa gw manfaatin,..wehehehehehe,..tuhaan maafkan daku yang memanfaat kan orang,..haha gak juga sih sebenarnyaa,..ya pokok nya mo gimana lagi yah,....gw gak mungkin musti anggap dia musuh,..dia itu temen satu gank gw klo malem minggu,..sama2 maen bilyard,..masa klo ada dia gw musti cabut karena gw musti inget ama masalah yang bikin gw sakit hati,,.???ya gak laahh,....justru maen bilyard itu yang bikin gw seneenngg,.....klo gw ninggalin bilyard yah gw sendiri ntar yang tambah bete,..so,...gak ada deh sekarang yang gw anggap sahabat..gw cuman anggap temen baek doank,..gw gak mau sakit hati ke dua kali,..karena sahabat,...gitu dehh,.....yuhuuuu,... test test,..wah kok kayak nya kagak bisa di isiin gambar yak,..oohh,..iyah,..kirain maen pake Url NYA aja,. .ternyata,..musti upload dulu dink,...wah ternyata gak sulit2 amad yah bikin blog di multiply,....xixixixi,.. .deuh bagus juga yah klo blog gw ada isi nya gini,..entah ampe kapan gw masih aktif buat upload2 gene,..biasanya gw paling males klo bener2 udah bisa bikin blog,...dasar sombong ge yak,..tapi mudahan aja yang kali ini kagak yee,.....huahahahaha,..wey,..loe loe pade klo ngunjungin blog gw ya isi2 comment kek..biar kagak sepi,,...sedih deh gw gak ada yang ngisiin,.. ...huuhh,....sepi sepi sepi,..yaudah gak papa,..sebenarnya juga gw cuman mo cari2 lagu aja,..huehehehehe ini lagu2 kesayangan yang sering gw dengerin,..sebenarnya masih banyak sih,.cuman upload nya luamaaa buanged,..jadi ya segini aja deh dulu,... | 04 LACUNA COIL - Swamped | | RESIDENT EVIL II | | | | | 02 Bendera Kuning - BETRAYER | | METALIK KLINIK I | | | | | Instrumedley | | Live at Budokan (Retail) | | Dream Theater | | | KIRANA | | PANDAWA LIMA | | DEWA 19 | | | 04. AWAKENING | | | | | |
| Instrumedley | | Live at Budokan (Retail) | | Dream Theater | | | Kuucapkan Selamat Tinggal (My Dearest Enchant) | | Arabian Dreams | | Moses Bandwidth | | | Selangkah Menuju Surga (New Mix) | | Arabian Dreams | | Moses Bandwidth | | | 06 Lagu Yang Terpuji | | SELF TITLED | | KUNGPOW CHICKENS | | | 05 So Fa Away Genik | | SELF TITLED | | KUNGPOW CHICKENS | | | 02 The Anthem | | SELF TITLED | | KUNGPOW CHICKENS | |

|  | foto gokil |

|  | ni nih kerjaan |

|  | nice foto and support me,..hehehehe |
nih lantunan saxophone milik kenny G,...sebenarnya ada banyak sih,..cuman gi males aje upload nya,..gw punya se albuman,...semua album sih,..tapi laen kali aja saya up load,...ni yang aku suka aja,...yang sering aku denger en udah familiar di telinga saya,...oke silaken bagi siapa pun yang nak download,... | KennyG-02-Songbird | | | | | | | KennyG-03-Silhouette | | | | | | | KennyG-04-Forever in love | | | | | | | KennyG-06-Sentimental | | | | | | | KennyG-07-The moment | | | | | |
 | SHort Messages System Or Long Messages System juga bisa..:P | |
 |
Thanks for stopping by.
Enjoy the music. |
 |
ikam urang banjar kah? aku bukan anak banjar...cuman sempet dua bulan di banjarmasin :) |
 |
Heres the title and artist
silence- demether diving- demether u krosnjama abonosa- abonos tama- abonos forgive- vanguard il grito de vito- dunwich
|
 |
Yes I do have a few gothic songs.. I'm open to other genre as well.. |
 |
hem,,,,,,,,,,,,,,ser ha ha..goyangg yuk mas......met ciang nyai absen,, |
 |
Tnx 4 the compliment.. Check out my "Review" section on my page.. You'll kn0w what songs and bands i listen to.. How about u? |
 |
Tnx 4 the compliment.. Check out my "Review" section on my page.. You'll kn0w what songs and bands i listen to.. How about u? |
 |
Nyc to mit u t0o.. Mind to intro? |
 |
met malam,,,,,,,,,,nyai coret2 dechhhh halaman nya biar penuh.wak kakakakakaka |
 |
heheheh mampir diluk ya........capek je mlaku terus |
 |
ha ha haaaaaaaaa...........pecinta music sm yg ngk lain donk))........... |
 |
numpang lewattt........sepiiiiii |
 |
ka,..makasih dah di app..... pakabarnya ka? |
 |
permisi ka numpang menuhin komen yauuuuuu....... |
| |